Pembagian Bahan Kimia Yang Ada Di Laboratorium, Apa Sajakah Itu?

 

Bahan kimia yang ada dilaboratorium sangatlah bermacam-macam dan hampir semua adalah bahan yang beracun dan berbahaya bagi nyawa manusia.Diantara bahan berbahaya itu yaitu:

1. Bahan Kimia Beracun (Toxic)

Bahan ini dalam kondisi apapun  sangat bahaya terhadap kehidupan sekelilingnya.Bahan beracun harus disimpan dalam ruangan yang sejuk,jauh dari bahayakebakaran. (Suraya. 1988. Pedoman Penggunaan.Laboratorium IPA SMP-SMA. Bhratara: Jakarta)Dapat menyebabkan kerusakan kesehatan akut atau kronis dan bahkan kematian pada konsentrasi sangat rendah jika masuk ke tubuh melalui inhalasi, melalui mulut (ingestion), atau kontak dengan kulit. Contoh: kalium sianida, hydrogen sulfida, nitrobenzene, atripin, sublimate (HgCl2), persenyawaan sianida, arsen, dan gas karbon monoksida (CO) dari aliran gas.

2.Bahan Kimia Korosif (Corrosive)

Beberapa jenis dari bahan ini mudah menguap sedangkan lainnya dapat bereaksi dahsyat dengan uap air.Bahan dan formulasi dengan notasi “corrosive (C)” adalah merusak jaringan hidup. Contoh asam-asam, anhidrida asam, dan alkali.Bahan ini dapat merusak wadah dan bereaksi dengan zat-zat beracunSyarat penyimpanan: Ruangan dingin dan berventilasi,Wadah tertutup dan beretiket, Dipisahkan dari zat-zat beracun.

3.Bahan Kimia Mudah Terbakar (Flammable)

Bahan dapat meledak dengan pukulan/benturan, gesekan, pemanasan, api dan sumber nyala lain bahkan tanpa oksigen atmosferik. Contoh bahan kimia mudah meledak antara lain: ammonium nitrat, nitrogliserin, TNT. Hal-hal yang dapat menyebabkan ledakan adalah: • Karena ada udara cair. Udara dapat meledak jika dicampur dengan unsur-unsur pereduksi dan hidrokarbon Karena ada gas-gas,karena ada debu. Debu padat dari bahan mudah terbakar bercampur dengan udara dapat menimbulkan ledakan dahsyat , Karena adanya pelarut mudah terbakar,karena ada peroksida.

Syarat penyimpanan: • Ruangan dingin dan berventilasi ,jauhkan dari panas dan api,hindarkan dari gesekan atau tumbukan mekanis • Kombinasi zat-zat yang sering meledak di laboratorium pada waktu melakukan percobaan adalah: • Ammonium nitrat (NH4NO3), serbuk seng (Zn) dengan air • Peroksida dengan magnesium (Mg), seng (Zn) atau aluminium (Al) • Klorat dengan asam sulfat • Natrium (Na) atau kalium (K) dengan air • Asam nitrat (HNO3) dengan seng (Zn), magnesium atau logam lain • Kalium nitrat (KNO3) dengan natrium asetat (CH3COONa) • Nitrat dengan eter.

4. Bahan Bersifat Korosif

Bahan korosif adalah bahanyang merusak jaringan hidup. Contoh asam-asam, anhidrida asam, dan alkali. Bahan ini dapat merusak wadah dan bereaksi dengan zat-zat beracun.• Syarat penyimpanan: • Ruangan dingin dan berventilasi • Wadah tertutup dan beretiket • Dipisahkan dari zat-zat beracun

5. Bahan Bersifat Oksidator

Bahan Oksidator adalah bahan-bahan biasanya tidak mudah terbakar. Tetapi bila kontak dengan bahan mudah dapat menimbulkan ledakan dahsyat, terutama peroksida.

Contoh: Chlorat, Perklorat, Bromat, Peroksida, Asam Nitrat, Kalium Nitrat, Kalium Permanganat, Bromin, Klorin, Fluorin, dan Iodin yang mudah bereaksi dengan Oksigen (dalam kondisi tertentu).

• Syarat penyimpanan: • Temperatur ruangan dingin dan berventilasi• Jauhkan dari sumber api dan panas, termasuk loncatan api listrik dan bara rokok • Jauhkan dari bahan-bahan cairan mudah terbakar atau reduktor

6. Bahan Bersifat Reaktif Terhadap Air

Bahan reaktif terhadap air • Contoh: natrium, hidrida, karbit, nitrida. • Syarat penyimpanan:

 • Temperatur ruangan dingin, kering, dan berventilasi • Jauh dari sumber nyala api atau panas

• Bangunan kedap air • Disediakan pemadam kebakaran tanpa air (CO2, dry powder)

7. Bahan Bersifat Reaktif Terhadap Asam

Bahan reaktif terhadap asam

• Zat-zat tersebut kebanyakan dengan asam menghasilkan gas yang mudah terbakar atau beracun, contoh: natrium, hidrida, sianida.

 • Syarat penyimpanan: • Ruangan dingin dan berventilasi • Jauhkan dari sumber api, panas, dan asam • Ruangan penyimpan perlu didesain agar tidak memungkinkan terbentuk kantong-kantong hydrogen • Disediakan alat pelindung diri seperti kacamata, sarung tangan, pakaian kerja

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *